Review Bloody Gaming Headset G501 7.1 Surround

Silahkan gans 😀

Bloody Super Gaming Headset G501

Back again gan dengan review headset gaming 7.1 keluaran merk Bloody, super headset yang bisa ngendalikan suara efek di dalam game, terutama untuk FPS game gan. Aneh kan..? Monggo silahkan disimak penjabaran headsetnya, moga-moga gak bosen bacanya agak panjang soalnya gan…

Unboxing Bloody G501

Kemasan produk Bloody seperti biasa gan berwarna hitam kombinasi merah gan, model G501 ini merupakan generasi pertama headset gaming Bloody.

Bila kita buka cover depan box G501 didalamnya tampak Headset dan panel control di bagian tengahnya, nuansanya udah terasa gaming banget gan, di bagian cover dalam di tunjukkan beberapa fitur fisik dari headset ini gan, fitur untuk Headband Foam, Comfortable Earmuff, 40mm drivers with Neodymium Magnets, Retracable Microphone, Metal Sheet Headband, Angle adjustment, Braided Cable.

Lalu spesifikasi fisik headset (ukuran driver speaker, frequency response, dll) dapat dilihat pada sisi kiri box G501, dan bagian belakang box G501 dapat dibaca mengenai fitur software G501, yaitu Tonemaker Software, Mode Switch dan 5 Profil control, fitur-fiturnya akan kita bahas dibagian lain.

Didalam box G501 terdapat beberapa perlengkapan, gaming headset G501, buku petunjuk Instalasi , buku catalog produk Bloody, dan kartu petunjuk link download software G501 (TONEMAKER). Sama dengan produk-produk mouse Bloody yang baru, software G501 ini terlebih dahulu harus di download, jadi jangan berharap agan bisa dapat cd software di dalem box G501.

Nah kalo pas agan kesulitan atau gak ada koneksi internet di rumah, ada baiknya kalo agan download di sekolahan atau kantor atau di balai RW barangkali ada Wifi yang gratisan hehehe.. atau minta tolong ke tokonya biasanya mau bantu, kalo agan serius beli hehehe…

Fitur fisik G501

Okay gan sekarang kita pantau bagaimana kelebihan pada fisik G501, kita mulai dari bentuk headset G501

Waktu ane pegang headsetnya Gan, terasa lemes di bagian headband-nya sama sekali gak kaku, tujuannya untuk menyesuaikan untuk semua ukuran kepala, busa headband juga terasa empuk jadi membantu headset agar tidak membebani bagian atas kepala, nyaman gan waktu dipakai, hal ini juga didukung dengan plat metal untuk perpanjangan ukuran sekaligus untuk dijadikan kekuatan body headset.

Untuk Earmuff atau bantalan telinga didesain sangat empuk, membuat telinga menjadi sangat nyaman saat menggunakan headset ini. Ada yang juga terasa aneh buat ane gan, selain ringan banget ada factor lain yang bikin pas banget di telinga

Ternyata ini gan pada bagian penghubung speaker dan headband dapat di bend atau dibengkokkan gan, tidak banyak tekukannya, tapi sangat terasa effeknya. Bedanya dengan produk lain, ini setahu ane lhoh gan, maaf kalau penilaian saya salah, pada bagian hubungan antara sepeaker headset dan headband kadang malah paten, gak bisa di bend, ada juga yang bisa ditekuk tapi arah tekukannya ke atas dan bawah, ada juga yg mirip dengan tekukan headset G501 ini tapi sudut tekukannya hingga 90 derajat, tekukan yg terlalu banyak biasanya bikin kabel cepat putus bagian dalemnya.

Jadi sudut tekuk Bloody ini ane pikir jadi solusi buat permasalahan kabel gan, selain kabel gak cepat rusak dibagian sambungan, karena tekukannya cuma sedikit, kenyamanan di telinga masih bisa kita dapatkan.

Berikutnya microphone gan, microphone termasuk bagian yang diperlukan di game headset, juga untuk percakapan di game online. Waktu kita gak pakaiuntuk game online atau chat, ane pribadi gan terus terang merasa agak terganggu dengan keberadaan microphone di headset, walaupun udah di tekuk.

Pada Bloody G501 microphone bisa di tarik ulur, microphone sendiri juga menggunakan kabel tebal, bisa di tekuk, tapi kabel ini juga bisa di dorong kedalam headset

Ringkes banget gan, serasa gak pakai microphone jadinya, good design, jadi lebih nyaman kalo buat dengerin music, atau pas dibuat nonton pilem dewasa, pas malem-malem, biar gak kedengeran mahluk-mahluk dibawah umur hehehe…

Bagian terakhir Sound Control, alat ini yang akan menghubungkan kendali agan pada software Tonemaker. Sound control terdiri dari beberapa switch, empat Switch tepatnya gan.

Switch pertama : Switch Audio Mode, pada switch ini terdapat 3 Kode pada switch (G – 2.0 – 7.1) yaitu : kode G = Game mode, kode 2.0 = 2.0 Channel Audio, kode 7.1 = 7.1 Channel Audio Mode.
Switch kedua : Volume control , untuk menaik dan menurunkan suara pada headset
Switch ketiga : Microphone kode 0 = Mic. Off, kode 1 = Mic. On
Switch keempat : tombol berlogo Bloody, Tone Switch atau switch profile, switch ini berfungsi untuk mengubah pilihan beberapa profil suara, sesuai dengan seting agan sendiri, switch ini aktif di semua mode, bisa untuk Mode Audio Game, 2.0 Music atau juga untuk 7.1 Surround

Seting Suara pada software TONEMAKER

Menu Game Mode

Nah sekarang menginjak ke Menu untuk Game Mode, pada menu ini agan bisa membuat 4 profil baru, sebenarnya ada lima profil, hanya profil pertama dibuat default, jadi gak bisa di edit setingnya. Disana juga bisa memilih seting dari jenis game yang akan agan mainkan, tapi ini juga harus diseting sendiri ya gan, Bloody memberi contoh game AVA, CF (Cross Fire) dan CS (Counter Strike). Maaf buat agan-agan pecinta PB (Point Blank), kayanya agan mesti bikin sendiri tuh setingannya, yang doyan PB emang banyak orang sini, kasusnya sama kaya Blackberry yg populer di Indonesia hehehe…

Berikut ini tampilan Tonemaker dari sini agan bisa melakukan seting sesuai dengan kebutuhan agan. Pada gambar tampak ada 3 bagian yang terpisah, suara langkah kaki, suara senjata, dan change weapon

Ane kasih contoh hasil test menggunakan game Battlefield gan, moga-moga dimaklumi, lalu ane test dengan membikin profil baru, suara langkah kaki ane tarik paling atas gan, sementara untuk senjata ane minimalkan. Pas mulai main di game Battlefield memang terasa gan suara langkah kaki tap..tap..nya jelas banget

Begitu pula saat kita seting tombol audio pada posisi suara efek senjata di tinggikan sedang efek yang lain direndahkan, tampak perbedaan yang siknifikan antara efek suara yang muncul pada game. Software Bloody Tonemaker benar-benar mampu memilah efek-efek suara pada game, mana yang lebih agan butuhkan, agan bisa men-setingnya melalui software ini. Sejauh ini ane baru tahu software macem ini gan dari berbagai gaming headset yang pernah ane jamah sebelumnya.

Benchmark

Sebenernya untuk benchmark atau perbandingan produk, ane mendapat kesulitan mendapat produk pembanding yang setara baik harga dan fiturnya, namum karena syarat dari admin harus ada benchmark sebagai perbandingan yang bisa dijadikan patokan untuk mengetahui kemampuan produk ini, akhirnya ane memutuskan untuk membandingkan Bloody gaming headset 7.1 ch G501 ini dengan gaming headset 7.1 ch merk Sades SA-905 (Itupun karena ada yang rela minjemin hehehe..)

Ane menganggap Sades ini merupakan perwakilan dari kebanyakan gaming headset 7.1 ch yang ada dipasaran, ane suka gan sama model headset keluaran Sades gan, futuristik dan body-nya gaming banget menurut ane. Dan banyak headset yang sejenis dengan fitur dan software yang mirip satu dengan yang lain, jadi mohon maaf apabila ada kekurangan pada bagian benchmarknya.

Okay gan kita mulai perbandingan head to head antara Bloody G501 dengan Sades SA-905, kita mulai check dari fitur fisiknya gan…

Perbandingan dari spesifikasi kita check dari drivers / speaker yang digunakan : 
• Bloody G501 : Neodimium magnet 40mm drivers, Sensitivity 100dB, Impedance 32 Ohm, Freq. Response 20-2000Hz
• Sades SA-905 : 40mm drivers, Sensitivity 111dB, Impedance 32 Ohm, Freq. Response 20-2000Hz

Dari sini bisa kita lihat kesamaan fisik driver / speaker yang digunakan, standard sama gan, hanya disebutkan bahwa Bloody G501 menggunakan Neodimium magnet, dimana Neodimium adalah magnet type rare-earth magnet, permanen magnet gan. Ane untuk ini gak bisa memastikan karena mesti bongkar casing kedua headset, hanya disebutkan di kemasan Bloody dan tidak disebutkan di kemasan Sades, cuma untuk ini ane abaikan saja gan jadi kita anggap sama secara spesifikasi.

Perbandingan dari bentuk fisik atau model headsetnya :

Bloody G501 :
• Headband : Bentuk melingkar secara penampilan tampak bagus atau pas bila dilihat saat digunakan pada kepala, menggunakan foam yang di susun secara khusus dengan bahan kusus pula, hingga tidak terasa menekan saat menyentuh bagian atas kepala. Bloody menggunakan metal sheet headband untuk menjaga bentuk headset dan berfungsi untuk memperpanjang dan memendekkan bentuk headset agar pas dikepala, hanya metal sheet yang dibiarkan kelihatan terbuka (tampak logamnya)mengurangi keserasian tampilan headset ini. Headband didesain sangat lentur, kemungkinan dikarenakan bahan metalsheet-nya, ini mempengaruhi kenyamanan headband saat digunakan.

Sades SA-905 :
• Headband : Bentuk tidak melingkar sempurna, nampak kurang manis saat dilihat dari depan waktu digunakan di kepala, bentuk tidak melingkar ini juga mempengaruhi posisi tekan foam pada bagian atas kepala, walau foam bagian atas di desain dengan foam empuk, tekanan yang terjadi saat digunakan lama pasti akan tetap terasa pada bagian atas kepala, menggunakan metal sheet headband yang dibungkus bahan plastik hitam, hal ini mempengaruhi penampilan headset dengan tidak menampakkan bahan metal pada headband, dominasi warna hitam merah terjaga.
Score : Bloody = 8.5 / Sades = 8.0

Bloody G501 :
• Earmuff : Earmuff didesain dengan bahan yang empuk membuat rasa nyaman di telinga, pada bagian earmuff ini ada penambahan desain fisiknya, pada bagian atas earmuff dapat sedikit dapat diputar, dengan desain ini membantu memberi kenyamanan pada para pengguna yang memiliki bentuk telinga yang agak membuka, sekaligus dengan putaran earmuff yang tidak sampai 90 derajat ini tidak akan kerusakan kabel dalam earmuff, saat sering bergerak. Menggunakan lampu Led yang menyala saat digunakan, atau saat aktif dipakai, di kedua sisi kanan dan kiri headset.

Sades SA-905 :
• Earmuff : Earmuff didesain dengan bahan yang empuk yang nyaman saat digunakan telinga, berbeda dengan Bloody, SA-905 ini pada bagian atas Earmuff-nya didesain paten, tapi pada bagian earmuff, mirip dengan Bloody didesain bergerak kiri kanan, hanya kalau Bloody dibagian atas Earmuff, kalau Sades di bagian tengah Earmuff. Dilengkapi dengan hiasan lampu led, hanya saja lampunya hanya ada dibagian kanan headset aja, karena disebelah kiri ada microphone, jadi tidak bisa ditambahkan lampu Led pada bagian ini.
Score : Bloody = 8.5 / Sades = 8.0

Bloody G501 :
• Microphone : Didesain unik dengan Retractable Microphone, beda dengan kebanyakan headset yang menggunakan microphone dengan model putar, model plug-in (bisa dilepas) dan model bendable (lentur bisa ditekuk). Bloody menampilkan model Microphone tarik ulur, tampak efisien saat tidak ditarik, tidak mengganggu saat digunakan tanpa menggunakan fungsi microphonenya.

Sades SA-905:
• Microphone : Microphone SA-905 menggunakan model microphone putar, pada sisi kiri headset, model microphone standard seperti kebanyakan headset lain. Menggunakan bahan plastic, tidak bisa ditekuk.

Score : Bloody = 9.0 / Sades = 8.5

Bloody G501 :
• Control Switch : Posisi control switch pada bagian tengah kabel headset, dilengkapi 4 tombol atau switch dengan fungsi : control Volume, control Microphone, control Headset 3 Mode (Game, 2.0 ch, 7.1 ch) dan control Profile (5 mode profile, bisa aktif di semua mode, Game, 2.0 Ch dan 7.1 Ch)

Sades SA-905 :
• Control Switch : Posisi pada bagian tengah kabel headset, dilengkapi 4 tombol atau switch dengan fungsi : 2 tombol untuk control + dan – Volume, control Microphone dan control Mute.

Score : Bloody = 9.0 / Sades = 8.0

Bloody G501 :
• Software Bloody G501 menggunakan software Bloody Tonemaker, bisa didownload langsung pada website Bloody (tidak ada pada kemasan G501).
• Software Tonemaker dapat menyimpan 5 profile, yang bisa diseting sesuai keinginan penggunanya, dan dapat aktif langsung dengan menekan tombol profile pada control switch headset.

Sades SA-905 :
• Software Sades SA-905 menggunakan Sades Driver 7.1 Gaming Headset, sudah include pada kemasan produk, juga bisa di ambil dari website Sades.
• Seting equalizer dapat di ubah-ubah hanya melalui software Sades.

Score : Bloody = 9.0 / Sades = 7.0

Perbandingan dari Testing Sound result :

Software dan Media untuk test :
1. Game : Battle Field (offline FPS game)
2. Movie : Fast Five 1080p BRRIP x264 7.1 CH AAC
3. Music : John Williams (Classical Guitar Album), Cranberries (Stars Album), FLAC

1. Untuk Game :
– Bloody G501 lebih unggul dari software yang digunakan, terdapat mode Game yang memiliki fitur Tonemaker,
– Sades SA-905 dengan mengandalkan 7.1 Channel juga berhasil memberikan power pada output audio pada headset, sehingga member hasil yang jelas pada saat digunakan dalam permainan
Score : Bloody = 9.0 / Sades = 7.0

2. Untuk Movie : Bloody G501 menggunakan mode 7.1 channelnya, begitu pula Sades SA-905 menggunakan keunggulan mode 7.1 ch.
– Bloody G501 memiliki keistimewaan kelembutan hasil suaranya, lebih ringan dan mantab saat muncul special effek 7.1 pada filem, hal ini didukung dengan fisik headset Bloody yang ringan menambah keunggulan pada sisi kenyamanan.
– Sades SA-905 memiliki keistimewaan dari power soundnya, terasa sangat bertenaga, lebih menghentak, hanya ada sisi ketidaknyamanan pada fisik headset saat digunakan, bagian atas terasa menekan kepala atas, terasa agak mengganggu, walau bantalan atasnya sudah diberi bahan lunak.
Score : Bloody = 9.0 / Sades = 8.5

3. Untuk Music : Bloody G501 menggunakan mode 7.1 Ch, Sades juga menggunakan mode yang sama
– Bloody G501 secara performa mengandalkan kelembutan suara, dan satu point keunggulan lain adalah pada Control Switch Bloody memiliki tombol pengubah Profile, sehingga untuk mengubah profile equalizer yang sudah di setup sebelumnya hanya cukup dengan menekan tombol profile pada bagian tengah control switch
– Sades SA-905 memiliki keistimewaan pada power sound dan juga didukung dengan software tambahannya, sepintas fungsi hamper sama, hanya untuk mengubah profil kita harus membuka software terlebih dahulu sebelum mengubah mode equalizer yang kita inginkan
Score : Bloody = 9.0 / Sades = 8.5

Demikian sekilas pengenalan produk Bloody G501, semoga bisa bermanfaat bagi agan-agan yang berkeinginan untuk mengetahui terlebih dahulu jeroan dari Headset Game Bloody G501. Terima kasih

This review is credit To Agan Yudo_w from Kaskus

http://www.kaskus.co.id/post/530ac4fe0d8b46f76e8b457a#post530ac4fe0d8b46f76e8b457a

Advertisements

Review | Razer Tiamat 7.1

Review | Razer Tiamat 7.1

Posted by Nixia on Mar 17, 2013

The World’s First TRUE 7.1 Headset

Razer kembali menghadirkan inovasi terbaru, yaitu headset bernama Razer Tiamat 7.1. Razer Tiamat ini merupakan Gaming Headset pertama di dunia yang benar-benar menggunakan teknologi 7.1, bukan hanya sebatas Surround seperti gaming headset kebanyakan merk lain, akan tetapi Razer Tiamat 7.1 menggunakan 10 Discrete Drivers/Moving Iron Speaker [bundaran terbuat dari besi dapat diasumsikan sebagai Speaker-speaker kecil dengan kualitas suara yang jauh lebih bagus ketimbang Speaker pada umumnya] yang terbagi pada 5 driver di tiap sisinya.

Sebelum membaca Review Lebih lanjut, simak lebih dahulu video unboxing dan test Razer Tiamat ini:

 

 

 

OUTSIDE BOX


Razer selalu memberikan kepuasan yang lebih kepada setiap pemakai produk Razer, tidak terkecuali pada Razer Tiamat, Box ini terhitung sangat besar dan memiliki Dimensi 27.3cmx 23.2cmx 14.3cm. Tebal, Solid, Kokoh, dan Elite semuanya terlihat jelas pada Box Razer Tiamat ini.

Cover Box memiliki background color hitam dengan gambar Razer Tiamat besar terpampang dan memiliki aura hijau menyala dibelakang Gambar Headset ini, Pada Side Box sebelah kanan terdapat Logo Razer Tiamat, terdapat juga message dari Razerguy, Highlight Fitur Tiamat, terdapat juga penjelasan fungsi-fungsi pada setiap tombol yang ada pada Controller. Pada Sisi Box sebelah kiri terdapat 3 buah penjelasan singkat mengenai “7.1 Surround Sound with Lifelike Positional Audio” “Full Audio Customization” dan “Maximum Comfort, Maximum Durability” serta Technical Specification. Pada bagian Belakang Box terdapat gambar ilustrasi dari 5 buah Drivers disertai letak dan ukuran driver. Terdapat juga gambar keterangan Analog Connector yang membantu Anda dalam pemasangan headset ini.

INSIDE BOX


Ketika Box bagian dalam ditarik, anda akan mendapati sebuah Black Box hitam solid. Terdapat tempat Razer Tiamat yang berdiri solid pada rangka-nya yang juga ditutupi oleh plastik mika transparan.

Terdapat juga sebuah paket yang berisi pesan dari Razer Guy, Master Guide, dan Quick Start Guide. Anda  juga akan menemukan 2 buah Ear Cup Cover yang nantinya dapat dipasang pada Ear Cup Razer Tiamat, Ear cup Cover ini memiliki 4 buah magnet yang akan langsung menempel dengan Ear Cup.

HEADSET

Gaming Headset Razer Tiamat Memiliki Body yang hampir kesemua bagiannya terbuat dari Plastik ABS berwarna hitam solid sedangkan warna hijau hanya terlihat pada Headrest dari Headset ini. Pada bagian kiri dan kanan Ear Cup berlapisan Transparant dimana Anda dapat melihat ke 10 Drivers .

Terdapat Logo Razer kecil disetiap Ear Cup yang akan menyala hijau cerah disaat Headset disambungkan ke PC. Headrest memiliki Pads busa yang dapat menopang kepala bagian atas agar tidak lelah, Headset ini tersambung dengan sebuah in-line Controller yang berfungsi untuk mengatur suara dan channel driver, Headset ini diperlengkapi dengan kabel yang tidak main-main panjangnya, panjang kabel dari Headset – Controller 130cm kemudian dari Controller – Jack Connector yaitu 200cm dengan total ± 330cm atau 3.3meter.

Pada Bagian Headrest terdapat rangka Plastik yang sebenarnya ditakutkan ringkih apabila tertekan atau terhimpit benda yang memiliki bobot lebih besar dari Headset ini, akan tetapi Razer sepertinya yakin dengan kualitas rangka dari Headrest ini. Kulit Sintetis juga digunakan pada bagian Headrest yang dihiasi Deboss tulisan Razer, pada bagian bawahnya terdapat Pad busa yang nyaman di kepala.

Ear Cup memiliki Busa tebal yang dibalut dengan kulit sintetis sehingga membuat telinga sangat nyaman, lubang Ear Cup pun juga besar walau tidak sebesar Gaming Headset Razer Banshee, akan tetapi cukup besar untuk telinga orang asia pada umumnya. Headset ini termasuk sangat kedap suara, Isolation Gaming Headset lebih tepat sebagai gambaran dari seberapa kedap Ear Cup Tiamat ini.

Pada ujung dari Headset ini terdapat 5 buah Gold Plated Jack Connector 3.5mm dan sebuah Gold Plated USB 2.0 yang berfungsi sebagai Power untuk Controller. 5 buah Jack 3.5mm yaitu terdiri dari :

–  Gold Plated 3.5mm Jack Grey        : untuk Side Surround
 
–  Gold Plated 3.5mm Jack Black       : untuk Rear Sound
 
–  Gold Plated 3.5mm Jack Orange    : untuk Center/SubWoofer
 
–  Gold Plated 3.5mm Jack Green      : untuk Output/Front Sound
 
–  Gold Plated 3.5mm Jack                 : untuk Microphone

Apabila Soundcard anda tidak mensupport 7.1 maka cukup mencolok Jack connector berwarna hijau saja, yang berarti hanya Stereo Headset 2.0 yang di dapat, oleh karena itu pastikan dahulu apakah Hardware anda sudah mensupport 7.1 atau belum, jika sudah support 7.1 maka anda bisa mencolokkan kesemua jack, namun apabila perangkat anda hanya mendukung 5.1 maka anda hanya perlu menyambungkan Jack Black,  Orange, dan  Green saja karena yang membedakan 5.1 dan 7.1 yaitu pada 3.5mm Jack berwarna Grey yang membuat adanya Side Surround Sound.

FEATURE

Fitur yang menarik pada Razer Tiamat ini adalah memiliki sebuah Controller unik dan canggih. Sebuah Controller yang memberikan anda keleluasaan penuh dalam mengatur volume dan setting 7.1. Controller berbentuk agak kotak ini berbahan Plastik hitam dan memiliki Bezel aluminium dan pada bagian bawah Controller terdapat karet grip yang bertujuan agar Controller dapat steady dan tidak menggelincir dengan mudah. Pada bagian atas Controller terdapat sebuah Switch yang memiliki 7 Step putaran, dan sebuah kenop volume bulat besar berwarna hitam dengan Bezel Silver mengkilat dan sebuah Logo Razer yang di deboss pada bagian tengahnya, ditambah 3 buah Button kecil dibawah knob ini.

Switch 7 Step yaitu untuk Side, Center, Front, Main Vol, Mic Vol, Sub, dan Rear. Pada setiap Step anda dapat mengatur seberapa intense suara yang akan dikeluarkan dari setiap sisi, apabila anda ingin agar saat bermain Game tidak di Backstab, anda dapat menaikan Intensitas Rear Sound dengan memutar Switch kearah Rear kemudian putar Kenop volume. Begitu juga untuk Intensitas Sound pada sisi-sisi yang lain, apabila dirasa kurang anda dapat memutar Switch driver dan atur volume-nya.

Kenop bulat besar pada bagian tengah selain untuk mengatur Intensitas volume suara pada setiap driver juga dapat menaik-turunkan Main Volume secara keseluruhan. Berfungsi juga sebagai Mute/Unmute suara dengan cara menekan kenop ini.

lalu Button bagian bawah terdiri dari : Mute/Unmute Microphone, tombol ditengah berfungsi untuk memindahkan suara ke output Speaker, yang juga jack outputnya terdapat pada sisi belakang controller ini.

connector output, agar bisa langsung menyambungkan ke speaker, cukup berguna sehingga anda tidak perlu repot-repot mencabut pasang, jika ingin mengganti headset dengan speaker

Tombol ketiga merupakan indikator 7.1, apabila 7.1 berwarna merah maka suara yang dihasilkan hanya Stereo 2.0/hanya 2 Speaker tetapi sebaliknya apabila indikator 7.1 berwarna hijau maka suara yang dihasilkan 7.1.

Terdapat pula Ear Cup Cover yang disediakan dapat dipasang pada Ear Cup Transparant Razer Tiamat, cukup letakkan saja Ear Cup Cover lalu akan menempel dengan sendirinya karena Cover ini memiliki magnet di keempat sisinya. Cukup berguna apabila anda takut bagian transparant dari earcup ini tergores saat disimpan di dalam tas atau saat dipindah-pindah.

Spesifikasi 10 Discrete Drivers [5 Discrete Drivers pada setiap sisi] :

Pemisahan setiap suara Headset Tiamat membuat suara di setiap sisi menjadi indah dan detail yang notabene akan jelas menambah sensasi anda dalam bermain game maupun menonton film dan mendengarkan musik. Sebuah Microphone juga hadir, yang sekilas tidak terlihat pada body Headset, mic ini tersembunyi pada Ear Cup sebelah kiri yang dapat ditarik dan adjustable karena menggunakan Karet . Microphone Tiamat sendiri sudah menggunakan Noise Canceling yang berarti akan mengurangi semaksimal mungkin suara dari sekitar dan hanya menerima suara yang direct ke Microphone.

cussion yang dapat di lepas, sehingga bisa di bersihkan

TEST THE HEADSET

Music

 
1. Dream Theater – The Dance of Eternity (08:46) MP3 :: 44 kHz, 320 kbps, 20.01MB
 
2. Taylor Swift – Last Kiss (06:09)MP3 :: 44 kHz, 320 kbps, 14.08MB
 
3. Peppi Kamadhatu – Just Once (04.27)MP3 :: 44 kHz, 320 kbps, 10.24MB
 
4. Skrillex – First of The Year [Equinox] (04.28)FLAC :: 44 kHz, 320 kbps, 10.35MB

Pengujian menggunakan Razer Tiamat ini berjalan mulus dan menghasilkan suara yang bagus dan sesuai dengan ekspektasi Nixiagamer diawal ketika membuka Box dari Tiamat   ini. Pengetesan menggunakan lagu Dream Theater menghasilkan suara yang memukau! Terdengar sekali dimensi antar setiap alat musik, yaitu Drum yang dimainkan pada lagu ini berada di sisi luar dengan Kick Bass berada di paling bawah dari lagu, Bass terletak di tengah berdampingan dengan suara Distorsi gitar yang membedakan hanya karena lebih treble suara yang dikeluarkan, dan suara Keyboard berada paling atas sehingga Nixiagamer merasakan Headset ini mampu memilah-milah suara sehingga menghasilkan Depth pada telinga anda.

Pada saat mendengarkan Last Kiss dari Taylor Swift suara petikan gitar diawal yang Clear dan Clean mampu ditampilkan dengan bagus oleh Headset ini, Bass tidak menggulung pada bagian bawah dan suara vokal seperti berada tepat didepan muka. Sensasi yang berbeda ditampilkan pada Just Once, karakter yang ditampilkan berbeda jauh sehingga seakan-akan suara piano tertutup dengan Bass yang ada hal tersebut dapat anda setting dengan mengurangi SubWoofer dan menaikan suara Center, Clear Hi-Hat dan pukulan stick pada Snare tetap terdengar dengan komposisi yang pas. First Time of The Year dari Skrillex merupakan Bass Killer dengan genre dari musik ini adalah Dubstep Electronic, pada lagu ini Skrillex memasukan nada-nada dari paling rendah sekali hingga yang melengking tinggi dan semuanya bergerak naik turun dengan kecepatan tinggi, yang Nixiagamer rasakan bahwa Razer Tiamat tidak terlalu responsive secara maksimal terhadap lagu ini, dikarenakan disaat Front dinaikan suara Bass menjadi terkena “penalty” sehingga disaat komposisi dicoba untuk semuanya stabil, maka yang terjadi suara akan bergulung atau lebih cenderung kearah Treble.

Movie

 

Super8 (2011) BluRay.1080p
 
 
 
Act of Valor (2012) BluRay.1080p

Razer Tiamat menuntaskan kedua Film tersebut dengan baik, suara-suara yang mungkin “tertinggal” dibelakang dari Kamera tetap masih terdengar dan dapat dibedakan apakah dari sebelah kiri atau dari sebelah kanan suara itu datang, dan pengujian 5.1 maupun 7.1 tetap dapat dijalani dengan sempurna dengan Tiamat  . Suara kereta yang datang dan melewati anak-anak yang sedang shooting film terdengar sangat dekat sehingga terasa seakan-akan suara roda kereta yang berjalan diatas rel besi berteriak disebelah telinga kita serasa kita sedang berada disituasi yang sama pada adegan tersebut, suara gema pada goa disaat Joe ingin menyelamatkan Alice pun dapat membawa suasana seakan-akan berada di tempat yang sama. Begitu pula dengan Act Of Valor, suara Sniper disaat menyelamatkan seorang mata-mata wanita pun terdengar sangat bagus dan musik serta suara dentuman dan slongsong peluru yang jatuh, semuanya terdengar sangat real sehingga membuat tidak ingin berhenti untuk terus menonton hingga habis bahkan ingin rasanya melanjutkan dengan Film selanjutnya.

Game

 
1. Call of Duty : Black Ops II (2012)
 
2. Medal of Honor Warfighter (2012)
 
3. Battlefield 3 Multiplayer (2011)

Ketiga Game diatas dianggap sudah dapat mewakili uji coba Tiamat karena memiliki karakteristik suara 7.1, 5.1, dan Hifi Theater Sound.

Nixia menggunakan Settingan yang sama untuk ketiga game diatas dan hasil yang dapat disimpulkan bahwa ketika memainkan Call of Duty : Black Ops II, sangat compatible dan menghasilkan suara 7.1 dengan sempurna! Front, Rear, Center, Above, Below, dan Subwoofer yang membungkus semuanya hingga ke tengah membuat sensasi bermain COD menjadi berubah, disaat menjalankan misi dimana anda diharuskan menaiki kuda terdengar jelas derap kaki kuda dari sekitar anda dan disaat bermain misi dimana anda diharuskan mencari Karma percakapan sekeliling anda akan terdengar di telinga anda walau samar-samar, hal ini tidak dapat di intrepretasikan dengan baik apabila menggunakan Headset Stereo pada umumnya.

Pada game Medal of Honor Warfighter, suara yang mampu dikeluarkan oleh Game ini hanya 5.1 saja, apabila kita telah mensetting Sound Card kita menjadi 7.1 suara yang dikeluarkan oleh game tetap bagus tetapi akan terasa sedikit bergulung sehingga ada baiknya Sound Card anda disetting menjadi 5.1 saja maka suara yang dihasilkan oleh Game MOH ini menjadi sempurna, suara ejecting Shell setiap peluru yang ditembak-an menambah adrenaline dan juga disaat anda melakukan Breach suara ledakan dari pintu terdengar real dan seperti bergema diruangan anda sehingga suara tidak hanya mengumpul di depan saja tetapi suara bergerak dari depan menuju samping.

Pengetesan pada game Battlefield 3 Multiplayer dapat dikatakan hampir tidak ada perbedaan dengan Headset 5.1 atau 7.1 Surround biasa tanpa Discrete Drivers, tetapi Nixiagamer menyimpulkan ketidakmampuan mengeluarkan suara maximal untuk game ini bukan pada Headset tetapi BF3 itu sendiri yang pada saat itu belum mensupport secara penuh 5.1 dan 7.1 secara utuh, hanya Surround Sound saja.

CONCLUSION

Headset ini memiliki suara yang benar-benar 7.1, apabila anda menginginkan Headphone/Headset yang memiliki kualitas suara kelas dunia dengan performa yang tidak main-main, Razer Tiamat –lah yang anda butuhkan. Discrete Driversnya membuat semua elemen suara instrument maupun apapun menjadi terpecah-pecah sehingga harmonisasi dapat terjadi anda berperan juga untuk mengatur seberapa harmoni suara yang dikeluarkan oleh Tiamat ini. Panjang kabel juga menjadi daya tarik dimana anda dapat menonton movie dari jarak yang cukup jauh dengan layar sehingga tidak terganggu dengan kabel yang terlalu pendek.

Controller in-line yang menyertakan jack output audio ini juga satu hal yang menarik ditambah satu set kabel konektor 7.1 yang juga disertakan, agar anda dapat memasang Speaker dan mendapatkan output audio langsung dari in-line controller Tiamat, tanpa harus repot mencabut-colok kabel saat ingin memindahkan suara dari headset ke speaker atau sebaliknya.

Kekurangan dari Gaming Headset ini mungkin pada mobilitas yang cukup repot, dikarenakan kabel yang terlalu panjang  dapat menyulitkan dalam hal penyimpanan, persiapan, dan pemasangan disaat anda para gamer yang membawa Headset ini untuk bermain di warnet sehari-hari maupun untuk Tournament. Lagipula pada umumnya warnet-warnet yang ada belum semuanya Support 5.1 atau 7.1 sehingga Headset hanya mengeluarkan suara 2.0 sehingga terasa kurang compact untuk mobile, tetapi headset ini lebih cocok untuk digunakan dirumah saja.

TECH SPECS
  • True-to-life 7.1 Surround Sound from 10 discrete drivers
  • All-in-one volume control unit for multi-channel customization and toggling between headset and speakers
  • Comfortable, snug fit for extended play
  • Retractable, noise-filtering unidirectional mic
  • Interchangeable ear cup covers
  • Replaceable soft-touch leatherette ear cushions
  • Braided fibre cable

Volume Control Unit

  • Master Volume, front speakers, centre speakers, sub-woofer speakers, side speakers, rear speakers, microphone volume, microphone mute, audio mute, 7.1 surround sound & 2.0 stereo mode toggle and speaker/headset toggle
  • Cable: 3 metres, braided fibre sheath
  • Micro-USB Audio-Out
  • Micro-USB Audio-In

PC Connector: Microphone-In, 4x Audio-Out
Speakers Connector: 4x Audio-Out, 1x Audio-In